Foto
Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2019 Nyoman Sukayatnya-Vertanews/Dimeitri Marilyn

Kementrian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan bahwa adanya penurunan korban meninggal dunia selama musim Idhul Fitri 1440 Hijriah atau pada musim lebaran 2019.

Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2019, Nyoman Sukayadnya menyebut jumlah korban meninggal dunia lebaran kali ini berjumlah 8 orang.

"Untuk korban meninggal dunia sejauh ini pada musim lebaran 2019 berjumlah 8 orang. Sementara di tahun 2018 berjumlah 27 orang. Saya berharap tidak ada jumlah korban meninggal lagi," kata Nyoman Sukayadnya di Kantor Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Jalan Medan Merdeka Barat, 8 Juni 2019.

Menurut Nyoman penurunan angka kecelakaan juga berpengaruh. Terbukti dari catatan Kemenhub pada 2019 hanya berjumlah 25 kasus.

"Dari data terakhir (H+2 Lebaran) ini jumlah kecelakaan berkisar 25 peristiwa. Di tahun 2018 berjumlah 110 kasus," ujar Nyoman.

Dua data tersebut dinilai juga searah dengan penurunan data pengguna motor pada pemudik 2019. Data tersebut dihimpun pada H+2 Lebaran 2019 pada Jumat, 7 Juni 2019 lalu.

Jumlah pemudik menggunakan motor pun diklaim Kemenhub mengalami penurunan drastis ketimbang musim mudik dan arus balik 2018 lalu.

"Untuk sepeda motor yang mengarah ke Jakarta tahun ini lebih sedikit. Ada 45.431 kendaraan. Kalau musim mudik 2018 berjumlah 84.600 motor," kata Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2019, Nyoman Sukayadnya.

Nyoman juga memastikan penurunan angka kecelakaan dan korban meninggal dunia berpengaruh pada pembangunan sejumlah infrastruktur jalan tol di Indonesia. 

"Tentu saja berpengaruh juga pada pembangunan tol di Jawa, Sumatera dan tol lainnya. Kami selaku pemerintah juga menilai faktor lainnya adalah kesadaran berlalu lintas pengguna jalan selama musim mudik," pungkasnya. (Dimeitri Marilyn)


Share to: