Foto
Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah/ Antara

Nilai tukar (kurs) rupiah pada Selasa, 11 Juni 2019 mengalami pelemahan sebanyak lima poin menjadi Rp 14.254 per USD. Padahal selang satu hari pada hari pertama pegawai masuk kerja berada di level Rp 14.250 per USD.

Dikutip dari data Bloomberg kemarin rupiah ditutup pada level Rp14.250 per USD , menguat 0,133 persen atau 14 poin. Secara year to date, rupiah telah bergerak menguat 0,94 persen.

Rupiah berhasil mempertahankan posisi menjadi yang terkuat sepanjang perdagangan kali ini disaat tren pelemahan terjadi di antara kelompok mata uang Asia. Bahkan, mata uang Garuda berhasil mengungguli kinerja yen, sebagai salah satu aset investasi aman, di tengah ketidakpastian pasar yang meningkat. 

Sayangnya laju fluktuasi dollar pagi ini justru mengalami pelemahan 5 poin dibandingkan periode Senin awal pekan ini.

Sementara itu dari data perdagangan Reuters, Selasa, 11 Juni 2019 mata uang Dollar AS terpantau bergerak dari level Rp 14.224 hingga Rp 14.251 sampai pukul 08.54 WIB.

Jika ditarik dalam sebulan terakhir, posisi rupiah hari ini tercatat paling kuat di kisaran Rp 14.200-an. Sebelumnya posisi dolar AS sempat terus menekan rupiah sejak pertengahan April hingga menembus level Rp 14.500-an. (DNM)


Share to: