Foto
Foto : sleuthsayers.org

Seberapa Mengerikan Dampak Akan Hoax Dalam Pemberitaan Sebuah Isu?

Jauh sebelum isu hoax mewabah di Indonesia saat ini, sebenarnya di luar sana isu semacam itu sering kali digoreng oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bahkan hoax yang tercipta, bukan hanya kecil-kecilan namun lebih kearah hoax tingkat tinggi yang berdampak sangat parah, dari kehilangan nyawa sampai mampu menggulingkan rezim sebuah negara. Berikut ulasannya:

1. 1889 - Hoax Memicu Peperangan Antara Amerika dan Spanyol

Sebelum perang terjadi pada tahun 1889, terjadi gesekan antara kedua negara yang kerap kali terjadi. Apalagi isu-isu perairan Karibia dan sekitarnya.

Bagi Amerika, wilayah Karibia sangat menjanjikan, namun peluang untuk memiliki wilayah itu harus terganjal lantaran masih berstatus jajahan Spanyol. Terdapat sebuah tragedi kapal USS Maine di pelabuhan Havana mendadak meledak dan memakan 268 orang tewas akibat human eror.

Singkat cerita, demi mewujudkan impiannya dengan mudahnya Amerika memelintir berita tragedi tersebut bahwa kecelakaan terjadi kaena kesalahan Spanyol sehingga seluruh warga Amerika yang marah dan mendesak Kongres (DPR) untuk menyetujui Amerika Serikat berperang dengan Spanyol, Amerika pun menang dalam peperangan.

2. 2003 - Hoax Memicu Invasi Irak

Sejatinya perang Irak bukanlah sebuah perang, tapi lebih ke arah invasi Amerika Serikat terhadap Sumber Daya Alam negara Aladdin ini.

Pemicu dari perang ini sebenarnya bermula dari sikap Presiden Saddam Hussain yang tidak ingin dikontrol oleh Amerika perihal sumber daya alam. Baginya, sumber daya alam di Irak haruslah dimiliki oleh segenap warga negara. 

Singkat cerita, Presiden Bush Jr, Amerika melempar hoax jika Irak selama ini mengembangkan dan menyimpan senjata pemusnah massal yang sangat berbahaya jika tidak segera ditangani.

Alhasil, Amerika Serikat mendapat restu untuk melakukan invasi ke Irak pada tahun 2003. Invasi dilakukan, rezim Saddam terguling, Saddam digantung, namun sampai kini tuduhan itu tidak terbukti.

3. 2013 - Hoax Terkait Kepemilikan Senjata Biologis di Suriah

Hoax kembali dilemparkan rezim Obama untuk menundukkan Suriah. Di mata negeri Paman Sam, Rezim Assad dituduh memiliki dan menggunakan senjata kimia terhadap para demonstran pada 21 Agustus 2013.

Namun tuduhan itu segera ditepis manakala Rusia berada digaris terdepan membela adiknya tersebut. Amerika Serikat pun gamang dan hingga kini isu ini masih berada di Gedung Putih.

Hoax itu seperti penyakit menular, apalagi di era digital saat ini kecepatan meluasnya sebuah berita sudah tidak bisa dibendung lagi. Bukan hanya per menit, bahkan per detik berita dengan mudahnya tersebar khususnyadi sosial media.


Share to: