Foto
Eks Kapolda Metro Jaya, Sofjan Jacoeb. Kabid Humas Polri, Argo Yuwono dan Ilustrasi topi Polisi. Foto : facebook @sofjanJacoeb & Firdausi Nuzula/Vertanews

Jadi Tersangka Makar, Sofyan Jacoeb Gugat Megawati hingga Bangkang Gus Dur

Mantan Kapolda Metro Jaya, Komisaris Jenderal (Purn) Pol Muhammad Sofyan Jacob ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan makar.

Penetapan Muhammad Sofyan Jacob menjadi tersangka kasus dugaan makar ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.

"Sudah tersangka, kasusnya pelimpahan dari Bareskrim Polri," ujar Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, 10 Juni 2019.

Diketahui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono tak merinci identitas pelapor tersangka mantan Kapolda Metro Jaya Mohammad Sofyan Yacob.

Namun, kata Argo, diduga Sofyan merupakan kelompok makar yang tergabung dalam kelompok Eggi Sudjana dan Kivlan Zen.

"Ada satu LP di Mabes Polri yang terlapornya bayak itu ya termasuk Bapak itu (Sofyan). Ya tentunya kan ada diberbagai macam kelompok itu yang melakukan kegiatan makar di situ," ungkap Argo di Polda Metro Jaya, Senin 10 Juni 2019.

Berikut Sosok Mantan Kapolda Metro Jaya, Sofyan Jacob.

Karir

Kapolres Tapanuli Selatan, Asahan, Simalungun, Deli Serdang.

Kapoltabes Medan

Kapolwil Pare Pare, Sulawesi Selatan

Kapolda Sulawesi Selatan

Kapolda Metro Jakarta Jaya

Jejak Pembangkangan

21 Juli 2001, Presiden Gus Dur pernah meminta Jacoeb untuk ditangkap karena dianggap membangkang.

28 November 2001, Tim Polda Metro di bawah komandonya menangkap Tommy Soeharto yang lama buron.

Agustus 2003, pernah menggugat Kapolri Jenderal Pol. Da'i Bachtiar dan Presiden Megawati karena menolak pensiun di usia 55 tahun.

Agustus 2011, dilaporkan ke polisi karena mengancam satpam Perumahan Taman Resort Mediterania, Sugeng Joko Sabiran dengan clurit dan pistol.

17 Oktober 2018, mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Sandiaga lewat ormas Gerakan Relawan Rakyat Adil Makmur.

31 Maret 2019, ikut berpidato dalam kampanye akbar Prabowo-Sandiaga di Stadion Delta Sidoarjo.

17 April 2019, bersama mantan Menko Polhukam Laksamana Tedjo Edy ikut berpidato di Kertanegara

10 Juni 2019, ditetapkan sebagai tersangka kasus makar oleh Polri.


Share to: