Vertanews - Portal Berita Terbaru Berita Viral Terbaru
Foto
Foto: Istimewa

Ingin Perawatan Wajah, Remaja Perempuan Ini Nekat Curi Motor Tetangga

Seorang remaja perempuan yang berinisial EYL (16) nekat mencuri sepedah motor milik tetangganya.

Remaja yang berasal dari Desa Kandangan, Kecamatan/Kabupaten Ngawi ini melakukan hal tersebut lantaran ingin memiliki wajah yang cantik.

Rencananya, sepeda motor curian itu akan dijual ke penadah dan uang yang diperoleh akan dipakai untuk biaya perawatan kecantikan.

Kini  EYL harus menginap di kantor polisi.

Informasi yang dihimpun, layaknya seperti cewek yang baru beranjak dewasa alias anak baru gede (ABG) pada umumnya, EYL ingin terlihat cantik.

"Sesuai pengakuan tersangka, sepeda motor hasil curiannya itu akan dijual ke seorang penadah di Madiun dan hasilnya untuk biaya perawatan kecantikan,"kata Kapolres Magetan, AKBP Pranatal Hutajulu kepada wartawan pada Rabu, 9 Oktober 2019.

Menurut Pranatal, pencurian yang dilakukan gadis yang sudah putus sekolah ini berawal saat melihat motor milik Supangat tetangganya yang diparkir di pinggir sawah dengan kunci kontak yang masih menempel.

"Melihat ada motor yang kunci kontaknya masih menempel di tempatnya, rasa ingin memiliki dan membawa kabur motor itu timbul di hati tersangka. Apalagi tersangka butuh biaya untuk perawatan kecantikan," ujarnya.

Tapi rencana EYL gagal, lanjut Kapolres, anggota Reskrim Polres Ngawi berhasil menangkapnya terlebih dahulu setelah korban melapor kepada Polisi.

Rencana ke salon kecantikan untuk perawatan wajah urung dilakukan EYL.

"Kami menemukan motor yang dicuri tersangka itu di wilayah hukum Madiun. Setelah motor kami temukan, tersangka kami tangkap di lokasi wisata Waduk Pondok, Ngawi, " jelas Pranatal.

Polisi juga sudah mengamankan terlebih dahulu barang bukti satu unit sepeda motor berjenis bebek, warna hitam bernopol AE 6889 JW, milik Supangat warga Desa Kandangan, Kecamatan/Kabupaten Ngawi

Tersangka seharusnya dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian, namun setelah di konsultasikan dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), akhirnya kasus itu dikembalikan kepada orang tuanya.

"Setelah kami koordinasikan dengan KPAI, mengingat pelaku masih di bawah umur, akhirnya kasus ini kami diversi atau pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana," ungkap Pranatal.

Saat ini, barang bukti pencurian berupa sepeda motor bebek warna hitam dikembalikan kepada pemiliknya, Supangat warga Desa Kandangan, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

Penyerahan sepeda motor langsung dilakukan Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu.


Share to: