Vertanews - Portal Berita Terbaru Berita Viral Terbaru
Foto
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo. Foto: Reuters

Banyaknya Nyawa Hilang saat Demonstrasi di Irak, Menlu AS Desak PM Irak Selesaikan Keluhan Demonstran

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mendesak Perdana Menteri Irak Adel Abdul-Mahdi agar segera melakukan pengekangan diri secara maksimal dan menangani keluhan pemrotes, setelah lebih dari 100 orang tewas dalam demonstrasi di Irak beberapa waktu lalu.

"Bapak Menteri mengeluhkan hilangnya nyawa selama beberapa hari belakangan ini dan mendesak Pemerintah Irak untuk menahan diri maksimal," kata Departemen Luar Negeri AS di dalam satu pernyataan, seperti dilansir dari Reuters, Rabu 9 Oktober 2019.

Lebih lanjut, Pompeo mendorong Abdul-Mahdi agar segera melakukan tindakan segera, guna menangani keluhan pemrotes dengan melaksanakan pembaruan dan menanggulangi korupsi. 

Sekedar informasi, sedikitnya delapan orang tewas dalam aksi protes lanjutan antara pasukan keamanan Irak dan massa antipemerintah pada Minggu 6 Oktober 2019. aksi tersebut sudah memasuki hari ke-6 dan menewaskan lebih dari 100 orang dan sedikitnya 6.000 lainnya mengalami luka.

Di Baghdad timur, menurut sumber kepolisian, seetidaknya sebanyak delapan orang tewas setelah aparat yang diperkuat pasukan bersenjata menggunakan tembakan langsung. 

Dilansir dari Reuters, Senin 7 Oktober 2019, massa turun ke jalan tak lama setelah pemerintah mengumumkan reformasi, yang berupaya meredam kemarahan terhadap pengangguran dan kasus korupsi yang semakin tak terkendali.

Sekedar informasi kembali, kerusuhan tersebut menjadi tantangan politik dan keamanan terbesar bagi Perdana Menteri Irak, Adel Abdul Mahdi sejak dia dilantik tahun lalu. Aksi protes memunculkan kembali kekhawatiran serentetan kekerasan baru yang dapat menjadi magnet bagi kelompok-kelompok gerilyawan dan yang dieksploitasi oleh ISIS.


Share to: