Vertanews - Portal Berita Terbaru Berita Viral Terbaru
Foto
Foto: Istimewa

Gelar otopsi, Makam Mahasiswa Unitas Palembang yang Tewas Saat Diksar Dibongkar

Polisi membongkar makam Muhammad Akbar (19), mahasiswa Universitas Taman Siswa (Unitas) Palembang, yang tewas lantaran diduga mengalami kekerasan saat mengikuti pra pendidikan dasar (Diksar) resimen mahasiswa (Menwa).

Makam dibongkar oleh tim forensik untuk dilakukan otopsi pada jenazah Akbar pada Selasa, 22 Oktober 2019.

Pembongkaran yang berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kecamatan Borang, Palembang itu dipimpin langsung oleh dokter Forensik RS Bhayangkara Kompol Mansuri.

Selama otopsi berlangsung, Faseta (46) Ibu dari Akbar terlihat lemas menyaksikan makam anaknya itu dibongkar.

Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang Kompol Mansuri mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, terdapat tanda kekerasan di tubuh Akbar.

Bekas kekerasan itu terdapat di kepala, dada dan bagian tubuh lainnya.

"Secara rinci tidak bisa disebutkan di mana saja, karena kondisinya sudah empat hari dikubur. Hasil pemeriksaan akan langsung diserahkan ke penyidik," kata Mansuri.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ogan Ilir AKP Malik mengatakan, sebanyak 19 saksi telah diperiksa untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

Meski demikian, polisi belum menetapkan tersangka atas kasus kematian Akbar.

"Kita masih mengumpulkan alat bukti. Sejauh ini, 17 mahasiswa dari Muhammadiyah dan dua dari Unitas sudah diperiksa. Total ada 19 saksi," ujar Malik.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Akbar (19) mahasiswa Universitas Taman Siswa (Unitas) Palembang, Sumatera Selatan, tewas saat mengikuti kegiatan pra Diksar Menwa.

Pra Diksar itu diketahui berlangsung di Desa Tanjung Senai, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan pada Kamis, 17 Oktober 2019.


Share to: