Vertanews - Portal Berita Terbaru Berita Viral Terbaru
Foto
sumber foto : pixabay

Aktif di Kegiatan Sosial, Mahasiswa di Mamuju Dapat Beasiswa dari Amerika

Menjadi mahasiswa yang pintar saja tidak cukup, tetapi dibutuhkan keterampilan untuk aktif di kegiatan sosial merupakan sebuah kunci dari seseorang. Seperti salah satu mahasiswa di Mamuju, Sulawesi Barat yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat.

Muhammad Rifai Sahida, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mamuju yang pernah mengharumkan nama Indonesia sebagai perwakilan dalam kegiatan kepemudaan di Amerika Serikat dan Thailand.

Ia juga merupakan salah satu mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Amerika Serikat, Young South East Asian Leadership (YSEALI) Academic Fellowship Spring Environment Issues 2019.

Rifai juga mengaku jika seleksi yang ia jalani sangat ketat, baik saat mengisi form hingga tahapan wawancara yang diikuti oleh ribuan orang dari seluruh Indonesia.

"Yang diterima hanya 24 orang, termasuk saya, dan berkesempatan berangkat ke Amerika pada April dan Mei 2019 lalu," ungkapnya.

Sedangkan saat di Amerika, ia mendapatkan pengalaman yang diluar dugaannya seperti saling berkomunikasi dengan para pemuda lainnya yang berasal dari berbagai negara lain.

Rifai juga mengatakan jika beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Amerika, memberikan kesempatan untuknya dan teman-temannya untuk berangkat ke Thailand.

"Nah, setelah pulang dari AS, pemerintah AS kembali memiliki program lain yaitu YSEALI Summit 2019 yang ditujukan kepada seluruh penerima beasiswa YSEALI ini. Dari dua ratusan alumni beasiswa ini di Indonesia, yang diterima cuma 26 orang termasuk saya dan kembali berkesempatan berangkat ke Thailand," katanya.

Para mahasiswa yang mendapatkan kesempatan ini juga merupakan orang-orang yang terpilih seperti kemampuan bahasa Inggis dan aktif di berbagai kegiatan sosial.

"Kriteria yang mereka cari adalah aktif kegiatan sosial, memilki jiwa kepemimpinan dan tentunya kemampuan berbahasa Inggris. Seleksinya kemarin bikin video dan isi esai," tambahnya.

Sedangkan untuk Rifai sendiri, ia aktif di organisasi yang ia dirikan, yaitu Tangan Edukasi Indonesia yang berfokus kepada pengedukasian mengenai permasalahan lingkungan yang ada. Selain itu, ia juga mengaku jika bukan orang yang cerdas, tetapi ia aktif untuk berkontribusi sosial.


Share to: