Vertanews - Portal Berita Terbaru Berita Viral Terbaru
Foto
Foto : Dok Istimewa

Diduga Depresi, Ini Kisah Atlet Renang Bunuh Diri Pasca Kalah dari Lomba

Baru-baru sebuah kisah pemuda yang berusia 19 tahun menjadi perbincangan di media sosial, dimana ia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri setelah kalah dari lomba.

Pemuda yang merupakan atlet renang ini merupakan perenang asal Sukma Sarawak, negara bagian Malaysia, dikutip dari laman world of Buzz.

Pria bernama Ayrton ditemukan bunuh diri di rumahnya setelah mengalami kekalahan dalam kompetisi renang, Kamis, 24 Oktober 2019.

Saat itu, sang ibu yang kembali ke rumah setelah menjemput adiknya. Melihat anaknya tidak sadarkan diri, sang ibu lantas memanggil ambulan.

Tenaga medis mengatakan pemuda tersebut telah meninggal saat mereka datang. Polisi juga tidak menemukan adanya kecanggalan akan kematian Ayrton.

Namun, diduga pemuda tersebut mengalami depresi berat.

Hal itu diketahui melalui akun Twitter milik Ayrton. Pada unggahan terakhir Ayrton menuliskan dirinya bersyukur memiliki kehidupan yang luar biasa selama 19 tahun hidupnya.

“Sudah 19 tahun yang luar biasa, dan saya bersyukur jika Anda menjadi bagian dari itu. Terima kasih," tulis Ayrton.

Unggahan terakhir Ayrton tersebut sempat dicapture oleh salah satu pengikutnya, @HausofHilton. Hilton lantas mengunggah pesan tersebut di twitternya.

Hilton menuliskan bahwa Ayrton mengalami masa yang sulit karena terjerat depresi berat. Pada saat-saat kelam itu tak ada orang yang menolongnya keluar dari tekanan depresi. Hingga akhirnya Ayrton memutuskan mengakhiri hidupnya. 

"Kisah terakhirnya, orang berpikir depresi adalah kesedihan. Ini tentang menangis. Ini tentang berpakaian hitam. Tapi itu salah. Itu adalah perasaan mati rasa. Mati rasa terhadap emosi. Mati rasa hidup," tulis Hilton dalam Twitternya.

Unggahan Hilton tersebut lantas viral dan telah dibagikan lebih dari 13 ribu retweet.


Share to: