Foto
Susana Jalan Depan Gedung Mahkamah Konstitusi-Vertanews/Kiki Budi Hartawan

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf mengatakan pihaknya akan menggelar razia untuk mencegah massa yang hendak ke Jakarta untuk menghadiri putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU ) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Kabarnya, putusan PHPU akan dibacakan oleh kesembilan Hakim MK pada Jumat, 28  Juni 2019 mendatang. 

"Kita akan melaksanakan kegiatan razia gabungan ya, bukan hanya dari Direktorat Lalu Lantas saja, tetapi akan ada beberapa fungsi lain. Termasuk juga, instansi yang lain," kata Kombes Yusuf saat dikonfirmasi, Senin 24 Juni 2019. 

Menurut Yusuf, pihaknya akan memeriksa massa dari luar daerah yang hendak ke Jakarta. Salah satu upaya pencegahan kerumunan massa berdemontrasi adalah dengan razia identitas. Bila dalam pemeriksaan itu, ada massa yang tidak mempunyai tujuan yang jelas ke Jakarta. Maka, pihaknya akan meminta kembali ke daerhh asalnya. 

"Kalau tujuannya enggak jelas, kita suruh kembali lagi," ungkapnya. 

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono meminta massa agar tidak menggelar demo saat putusan MK dibacakan. Dia menegaskan, segala bentuk aksi di jalan protokol seperti di depan Gedung MK, melanggar undang-undang (UU). Terlebih aksi itu bakal mengganggu ketertiban umum. (Firdausi Nuzula)


Share to: