Foto
Habib Rizieq/ genpi.co

Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegabriel menyampaikan Habib Riziq Shihab belum bisa dipulangkan ke Tanah Air lantaran masih terbelit masalah denda overstay di Arab Saudi sebanyak Rp 110 juta.

Pengacara Habib Riziq, Sugito Atmo Prawiro mengatakan overstay di Arab Saudi bukanlah kesalahan kliennya. Pasalnya, sebelumnya ada pencekalan terhadap Imam Besar FPI itu saat hendak ke Malaysia untuk menunaikan disertasinya di Universtas Malaysia.

“Overstay itu bukan kesalahan Habib Riziq,” ujar Sugito kepada Vertanews saat dihubungi lewat sambungan telepon, Kamis 11 Juli 2019.

Sugito mengatakan pihak imigrasi di Arab Saudi diduga melakukan upaya-upaya pencegahan maupun pencekalan Riziq Shihab secara sistematis untuk keluar dari negara gurun sahara itu.

“Kendalanya dicekal, itu kalau orang overstay ditahan oleh pihak imigrasi kemudian ditahan untuk membayar denda setelah membayar denda maka dideportasi, ini seperti ada seseorang yang menunggangi ini,” jelasnya.

Dia menjelaskan Rizieq Shihab tidak overstay di Arab Saudi, pasalnya pada tanggal 9 Juli 2018 sempat meminta ke Malaysia namun tidak diizinkan. 

“Yang kedua, overstay 20 Juli 2018, tanggal 9 Juli mau keluar Saudi, ngurus disertasi dokter di Universitas Malaysia, sebelum 9 Juli dicekal oleh pihak tertentu di Indonesia, pada saat itu Habib Riziq belum overstay dia mau ke Malaysia lalu pulang ke Indonesia,” tambahnya.

“Bukan karena kesalahan Habib Rizieq, ini karena dicekal, habib juga tidak overstay, kalau memang overstay, pihak keimigrasian tahu tanggal 20 Juli berakhir, dimintai keterangan atau ditahan, untuk membayar denda kemudian dideportasi, tidak ditahan, bayar denda dan dideportasi,” tutupnya. (Raiza Andini)


Share to: