Vertanews - Portal Berita Terbaru Berita Viral Terbaru
Foto
Koko Gagal Menjadi Paskibraka (Foto : Youtube)

Tidak Adil! Koko Gagal Paskibra, Posisi Diganti Dengan Anak Pejabat

Nasib malang dialami oleh Koko Ardiansyah, siswa Sekolah di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Sebuah mimpi menjadi salah satu di antara anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) gugur.

Tanpa alasan jelas, Koko dikeluarkan secara sepihak oleh panitia lalu diganti dengan orang lain yang sempat tidak diketahui sebelumnya. Perihal ini menjadi viral, dikarenakan pengakuan terangkum dalam sebuah video dan diunggah dalam Social Media Facebook oleh akun Malibas Channel pada Selasa 13 Agustus 2019.

Diketahui, Koko sudah mengikuti proses seleksi, karantina hingga mengukur baju, sepatu, dan peci. Ia mengikuti Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) pada hari pertama. Sementara pada hari kedua, masuk pada tahapan tes fisik. "Mulai dari pertama sampai akhir, fisik terus hingga akhirnya sampai tahap terakhir" ungkap Koko.

Setelah pengumuman dan diterima oleh pihak sekolah, nama Koko tidak ada dalam daftar anggota Paskibra. Padahal, ia juga sudah mengikuti karantina hingga pengukuran baju, sepatu, dan peci. "Nama saya di nomor 29. Udah ikut pengukuran baju, pengukuran sepatu, terus terakhir karantina. Nama saya nggak ada keluar," kata Koko.

Saat ditanya kenapa namanya tidak keluar padahal sudah ikut pengukuran baju, Koko menjawab, posisinya digantikan oleh seseorang. Semula Koko tidak mengetahui secara persis siapa yang menggantikan dirinya. Namun, kini dirinya sudah tahu siapa orang yang menggantikannya.

Koko mengaku sangat kecewa dan sedih dengan keputusan panitia yang mencoret namanya secara sepihak. "Karena saya pikir, dengan ikut Paskibra, saya bisa dapat sertifikat untuk daftar TNI jadi gampang, tapi sekarang karena gagal, kecewalah," katanya.

Pemberitahuan soal Koko yang gagal jadi anggota Paskibra diterima saat-saat terakhir atau saat Koko akan diberangkatkan. Padahal sebelum berangkat, Koko sempat meminta sang ibu membelikannya empat kaus berkerah dan empat celana training.

Kepala Bidang Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Labuhanbatu, Awaluddin Siagian membantah kabar bila Koko digantikan anak pejabat.

Terkait penerimaan anggota Paskibra tanpa seleksi, menurut Awaludin, hal itu merupakan kebijakan pimpinan.

"Itu adalah kebijakan dan menyalurkan bakat anak tersebut."

"Kalau itu (masuk tanpa seleksi) kebijakan dari pimpinan kita, karena itu pimpinan yang akan menjelaskan langsung," ujar Awaluddin.

Dalam video yang beredar, Koko bercerita sejumlah seleksi yang telah ia jalani hingga akhirnya dikeluarkan secara sepihak. Ingin mendengar langsung videonya seperti apa?


Share to: